Kamis, 25 Februari 2016

SIRSAK MACAM JENIS

Jenis jenis sirsak

Sirsak mungkin Hampir semua orang mengetahui tentang buah sirsak yang terkenal daunnya mampu mengobati berbagai jenis penyakit ini, kelik aja Khasiat daun sirsak bagi sahabat yang ingin mengetahui tentang khasiat daun sirsak.
Buah sirsak ternyata memiliki berbagai jenis, yang biasanya dibedakan berdasarkan bentuk dan rasanya, dan inilah beberapa jenis-jenis sirsak yang serba serbi ketahui yang didapat dari berbagai sumber

JENIS JENIS SIRSAK

  1. Sirsak ratu
      jenis sirsak ratuDinamakan jenis sirsak ratu karena jenis sirsak ini penyebarannya didaerah pelabuah ratu, disukabumi, jawa barat, jenis sirsak ratu memiliki ukuran yang bermacam-macam, mulai dari yang kecil hingga yang besar, bentuk kulitnya licin dan memiliki duri, daging buahnya bertepung dan manis, jenis sirsak ratu sangat cocok dikonsumsi dalam keadaan segar atau dibuat jus.
  2. Sirsak biasa
      jenis sirsak biasaJenis sirsak biasa ini hampir terdapat diseluruh pelosok indonesia, ciri-ciri sirsak biasa ini hampir mirip dengan sirsak ratu, hanya tekstur buahnya yang bertepung dan memiliki kadar air yang lebih banyak dan rasanya asem manis, dibandingkan dengan sirsak ratu, jenis sirsak biasa ini bisa dikonsumsi dengan diolah dahulu seperti dibuat dodol, selai, jelly, wajik, dan sirup
  3. Sirsak bali
      jenis sirsak baliJenis sirsak bali ini, mungkin karena jenis sirsak ini banyak ditemukan didaerah pulau Dewata, Bali, yang bisanya juga disebut sirsak gundul, sirsak sabun, sirsak irian, dan sirsak mentega jenis sirsak ini biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil dari pada sirsak pada umumnya beratnya hanya sekitar 200-300 gram perbuahnya dengan ciri-ciri buahnya licin, tidak berduri dan dagingnya manis, dan sangat cocok dikonsumsi dalam keadaan segar atau dibuat jus.
  4. Sirsak mandalika
      jenis sirsak mandalikaJenis sirsak mandalika penyebaranya hampir diseluruh wilayah nusantara, bentuk fisiknya mirip buah nona, daging buahnya berwarna kuning, berbiji banyak dan rasanya sangat manis, duri yang terdapat pada kulitnya jarang-jarang, jenis sirsak ini sangat cocok diolah dahulu sebelum dikonsumsi
Demikianlah beberapa jenis-jenis sirsak yang serba serbi ketahui, yang didapat dari beberapa sumber, jika sahabat mungkin mengetahui tentang jenis jenis sirsak yang lain mohon komentarnya, supaya dapat serba serbi update lagi, semoga bermanfaat

SAWO

JENIS-JENIS

Sawo Mentega


https://www.facebook.com/dhelta.bibitbuah
Sawo mentega, sawo ubi, alkesah atau kanistel (Pouteria campechiana) adalah sejenis buah yang asalnya dari wilayah Amerika Tengah dan Meksiko bagian selatan.[1] Namun karena manfaatnya, pohon buah ini sekarang telah dibudidayakan di banyak negara, termasuk di Indonesia. Nama spesiesnya merujuk pada nama kota Campeche di Meksiko, tempat asli tumbuhan ini. Dalam bahasa Inggris disebut sebagai canistel, egg fruit, atau yellow sapote.

Pemerian botanis

Pohon sawo mentega berukuran sedang, tinggi hingga 30 m; meski kebanyakan hanya mencapai 20 m. Pepagannya berwarna kelabu tua, berusuk halus, mengeluarkan getah susu (lateks) apabila dilukai.[2]
Daun-daun terkumpul di ujung ranting, bundar telur terbalik dan memanjang, agak menyerupai sudip, 6–25 × 2,5–8 cm, meruncing di pangkal dan ujungnya, berwarna hijau berkilap; bertangkai 5–25 cm. Bunga muncul di ketiak daun bagian bawah, tunggal atau mengelompok, bertangkai panjang 5–12 cm, berbilangan-5, hijau keputih-putihan, berbau harum.[2]
Buah buni berbentuk gelendong, bulat telur, bulat telur sungsang, sampai membulat, dengan ujung berparuh, 7,5–12,5 × 2–7,5 cm, berkulit tipis, licin seperti berlilin, kaku, kuning bila masak. Daging buah berwarna kuning, lembap atau agak kering menepung, berbau harum agak samar, manis. Biji besar, coklat mengilat, bentuk bulat telur, panjangnya hingga 5 cm, 1–5 butir dalam tiap buah.[2]

Kegunaan

Buah alkesah di Indonesia biasanya dimakan begitu saja setelah masak, sebagai buah segar. Namun di banyak tempat di negara lain, daging buah yang mirip dengan ubi kuning ini dicampur dengan garam dan lada, sari jeruk, atau mayones, dan dimakan segar atau setelah sebentar dipanaskan. Daging buah kanistel juga kerap dihaluskan dan dijadikan campuran es krim atau susu kocok (milkshake).[3]
Buah sawo mentega yang kaya gizi kerap dicampurkan ke kue-kue sebagai pengganti labu: dalam puding, kue dadar (pancake), kue pai ‘labu’, dan bahkan juga dijadikan selai untuk mengolesi roti.[3]
Kayunya yang berwarna coklat keabu-abuan hingga kemerah-merahan bertekstur halus, kuat, keras, dan berbobot sedang hingga berat; baik untuk membuat papan atau balok. Di Amerika Tengah, lateksnya disadap untuk campuran getah sawo manila, dijadikan bahan permen karet.[3] Pohon alkesah sering pula ditanam sebagai peneduh atau penghias taman.

Penyebaran

Sawo mentega telah dibudidayakan di banyak negara lain, seperti di Nikaragua, Panama, dan juga Kuba. Dari Kuba, pohon buah ini dibawa ke Filipina pada 1915, dan menyebar ke bagian lain Asia Tenggara. Kanistel juga banyak ditanam di Seychelles. Kini sawo mentega telah diperkebunkan di Filipina dengan hasil yang baik
Sawo Mentega
Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan               : Plantae
(Tidak termasuk)     : Eudicots
(Tidak termasuk)    : Asterids
Ordo                            : Ericales
Famili                          : Sapotaceae
Genus                          : Pouteria
Spesies                        : P. Campechiana
Nama binomial        : Pouteria campechiana
Sinonim                    : LucumacampechianaKunth,Lucuma nervosaA.DC.
                                                          TEMUKAN KAMI

Sawo Manila

sawo-manila
Sawo manila (Manilkara zapota) adalah pohonbuah yang berumur panjang. Pohon dan buahnya dikenal dengan beberapa nama seperti sawo (Ind., Jw.), sauh atau sauh manila, atau ciku (Mly.).
Nama-namanya dalam berbagai bahasa: tsiko (Filipina), ciku (Malaysia), chikoo atau sapota (India), sofeda (Bangladesh), xa pô chê atau hồng xiêm (Vietnam), rata-mi (Sri Lanka), lamoot (ละมุด) di Thailand, Laos dan Kamboja, níspero (Venezuela), sugardilly (Kep. Bahama), naseberry (Hindia Barat), sapote (Nicaragua), sapoti (Brasil), sapotillier (bahasa Perancis) dan sapodilla (bahasa Inggris).

Pemerian

Pohon yang besar dan rindang, dapat tumbuh hingga setinggi 30-40 m. Bercabang rendah, batang sawo manila berkulit kasar abu-abu kehitaman sampai coklat tua. Seluruh bagiannya mengandung lateks, getah berwarna putih susu yang kental.
Daun tunggal, terletak berseling, sering mengumpul pada ujung ranting. Helai daun bertepi rata, sedikit berbulu, hijau tua mengkilap, bentuk bundar-telur jorong sampai agak lanset, 1,5-7 x 3,5-15 cm, pangkal dan ujungnya bentuk baji, bertangkai 1-3,5 cm, tulang daun utama menonjol di sisi sebelah bawah.
Bunga-bunga tunggal terletak di ketiak daun dekat ujung ranting, bertangkai 1-2 cm, kerapkali menggantung, diameter bunga s/d 1,5 cm, sisi luarnya berbulu kecoklatan, berbilangan 6. Kelopak biasanya tersusun dalam dua lingkaran; mahkota bentuk genta, putih, berbagi sampai setengah panjang tabung.
Buah buni bertangkai pendek, bulat, bulat telur atau jorong, 3-6 x 3-8 cm, coklat kemerahan sampai kekuningan di luarnya dengan sisik-sisik kasar coklat yang mudah mengelupas, sering dengan sisa tangkai putik yang mengering di ujungnya. Berkulit tipis, dengan daging buah yang lembut dan kadang-kadang memasir, coklat kemerahan sampai kekuningan, manis dan mengandung banyak sari buah. Berbiji sampai 12 butir, namun kebanyakan kurang dari 6, lonjong pipih, hitam atau kecoklatan mengkilap, panjang lk. 2 cm, keping biji berwarna putih lilin. Tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan biji ataupun cangkok.

Kegunaan

Sawo manila merupakan buah yang sangat populer di Asia Tenggara. Wilayah ini adalah produsen dan sekaligus konsumen utama buah ini di dunia. Sawo disukai terutama karena rasanya yang manis dan daging buahnya yang lembut.
Kebanyakan buah sawo manila dimakan dalam keadaan segar sebagai buah meja. Akan tetapi sawo dapat pula diolah menjadi serbat (sherbet), dicampurkan ke dalam es krim, atau dijadikan selai. Sari buah sawo dapat dipekatkan menjadi sirup, atau difermentasi menjadi anggur atau cuka. Getahnya dapat dijadikan lem ataupun pernis.
Getah pohon sawo disadap di Amerika, dikentalkan menjadi chicle yang merupakan bahan permen karet alami. Getah ini juga diolah menjadi aneka bahan baku industri sebagai pengganti getah perca dan bahan penambal gigi.
Kayu sawo berkualitas bagus, tergolong kayu keras dan berat, dengan tekstur halus dan pola warna yang menarik. Kayu ini terutama disukai sebagai bahan perabot dan ukir-ukiran, termasuk untuk pembuatan patung, karena sifatnya yang mudah dikerjakan dan mudah dipelitur dengan hasil yang baik. Kayu sawo memiliki keawetan yang baik, tahan terhadap serangan jamur dan serangga. Kayu ini juga merupakan favorit anak-anak di Jawa untuk membuat gasing.
Kulit kayunya menghasilkan tanin, yang secara tradisional digunakan nelayan sebagai bahan pencelup (ubar) layar dan alat pancing. Beberapa bagian pohon sawo juga digunakan sebagai bahan obat tradisional untuk mengatasi diare (tanin yang terkandung pada kulit batang), demam (tanin dan biji), dan bahan bedak untuk memulihkan tubuh sehabis bersalin (bunga). Menurut penelitian yang dikutip Setiawan Dalimartha bahwa secara in vitro, ekstrak daun sawo manila dengan kadar 0,5%, 1%, dan 2% dapat meningkatkan kelarutan batu ginjal dan garamkalsium lainnya. Diketahui juga, bahwa daya larut ekstrak metanol lebih besar daripada ekstrak air.

Ekologi dan pemanenan

Sawo manila banyak ditanam di daerah dataran rendah, meski dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian sekitar 2500 mdpl. Dapat tumbuh di ketinggian 300 mdpl. Pohon sawo tahan terhadap kekeringan, salinitas yang agak tinggi, dan tiupan angin keras. Tanah yang paling cocok adalah tanah lempung berpasir yang subur dan berpengairan baik.
Sawo dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun, akan tetapi pada umumnya terdapat satu atau dua musim berbuah puncak. Di Thailand, musim puncak ini berkisar antara bulan September hingga Desember, sedangkan di Filipina antara Desember – Februari.
Di India, buah akan matang pada umur sekitar 29 minggu. Buah ini biasanya dipanen dengan hati-hati dari tangkainya, ditaruh di atas tanah atau direndam air agar getahnya habis keluar, lalu dicuci dan digosok kulitnya untuk membuang sisik-sisik di bagian luar.
Buah yang baru dipetik itu masih keras, dan perlu disimpan 3-7 hari agar menjadi masak dan lunak, sehingga enak dimakan. Buah yang diperdagangkan biasanya masak dalam perjalanannya ke pasar atau sampai ke pembeli. Penyimpanan dalam suhu rendah dapat memperpanjang masa simpan buah sawo.
Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan                      : Plantae
Divisi                           : Magnoliophyta
Kelas                           : Magnoliopsida
Ordo                            : Ericales
Famili                          : Sapotaceace
Genus                          : Manilkara
Spesies                        : M. Zapota
Nama Binomial        : Manilkara Zapota
Sinonim                      : Achras zapota L.
                                            Manilkara zapotilla
                                                             TEMUKAN KAMI

Sawo Kecik


SAWO KECIK
Sawo Kecik (Manilkara kauki) sering disebut juga Sawo Jawa merupakan tanaman (pohon) penghasil buah dari keluarga sawo-sawoan (Sapotaceae) yang kini mulai langka dan jarang ditemukan di Indonesia. Sawo Kecik yang menurut filosofi jawa sering diidentikkan dengan sarwo becik (serba baik). Di Yogyakarta kadang dijadikan tanaman pertanda bahwa orang yang menanamnya adalah abdi dalem kraton.
Tanaman penghasil buah yang batangnya mempunyai kayu yang keras dan kuat sehingga sangat baik untuk bahan bangunan, perabot rumah tangga, alat-alat pertukangan, bahkan dimanfaatkan sebagai benda-benda seni seperti patung, ukir-ukiran bahkan sebagai peralatan musik seperti badan biola dan rebana.
Sawo Kecik disebut juga sebagai Sawo Jawa. Sedangkan dalam bahasa Inggris, tanaman yang mulai langka ini disebut sebagai Caqui dan Manilkara. Di beberapa negara lain disebut Khirni (India), dan Lmt Sida atau Lmt Thai (Thailand). Sedangkan dalam bahasa ilmiah (latin) Sawo Kecik disebut sebagai Manilkara kaukiyang bersinonim dengan Mimusops kauki,dan Manilkara kaukii.
Ciri-ciri.
Pohon Sawo Kecik (Manilkara kauki) berukuran sedang dengan tinggi mencapai 25 m. Diameter (garis tengah) batang pohon Sawo Kecik mampu mampu mencapai 100 cm.
Daun-daun Sawo Kecik mengelompok pada bagian ujung batang. Di permukaan bawah daun Sawo Kecik berwarna keputihan dan halus seperti beludru dengan tangkai daun tidak menebal, panjang kelopak daun 7 mm.. Kuncup bunga Sawo Kecik berbentuk bulat telur.
Buah Sawo Kecik berbentuk bulat telur atau bulat telur sungsang berukuran kecil dengan panjang berkisar 3.7 cm. Buah Sawo Kecik mempunyai kulit pembungkus yang sangat tipis namun mudah dikelupas. Buah Sawo Kecik, bila mask mempunyai rasa yang manis dan kadang-kadang terasa sedikit agak sepat.
Sawo kecik tumbuh subur di daerah pesisir (pantai) yang beriklim kering hingga daerah berketinggian sekitar 500 meter dpl. Pohon langka ini sering ditanam sebagai pohon peneduh, pohon buah (untuk dikonsumsi buahnya), dan sebagai pohon ornament yang biasa ditanam di dekat kuil atau istana.
Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan                      : Plantae
Divisi                           : Magnoliophyta
Kelas                           : Magnoliopsida
Ordo                            : Ericales
Famili                          : Sapotaceae
Genus                          : Manilkara
Spesies                        : M. kauki
Nama binomial        : Manilkara kauki
Sinonim                      : Mimusops kauki
                                                                   TEMUKAN KAMI

Sawo Duren


https://www.facebook.com/dhelta.bibitbuah
Sawo duren adalah nama sejenis buah dari suku sawo-sawoan (Sapotaceae). Buah ini juga dikenal dengan nama sawo apel, sawo ijo atau apel ijo (Jw.), sawo hejo (Sd.), sawo kadu (Banten), dan kenitu atau manécu (Jatim).
Nama-nama dalam pelbagai bahasa asing misalnya di Filipina dengan sebutan cainito, Inggris dengan sebutan caimito dan star apple, Thailand dengan sebutan sataa appoen serta Malaysia dengan sebutan sawu duren dan pepulut. Buah ini dikenal pula dengan aneka nama lain seperti chicle durian, sterappel, golden leaf tree, abiaba, pomme de lait, estrella, aguay dan lain-lain. Nama ilmiahnya adalah Chrysophyllum cainito.

Pemerian

Pohon yang selalu hijau dan tumbuh cepat, tinggi hingga 30 m, dengan batang berkayu, silindris, tegak, pepagan berpermukaan kasar berwarna cokelat, abu-abu gelap sampai keputihan; dengan banyak bagian pohon yang mengeluarkan lateks –getah putih yang pekat– manakala dilukai.
Daun tunggal berwarna coklat-keemasan (chrysophyllum berarti daun yang berwarna keemasan), karena bulu-bulu halus yang tumbuh terutama di sisi bawah daun dan di rerantingan; permukaan atasnya lekas gundul dan berwarna hijau cerah. Duduk daun berseling, memencar, bentuk lonjong sampai bundar telur terbalik, 3-6 x 5-16 cm, seperti kulit, bertangkai 0,6-1,7 cm panjangnya.
Perbungaan terletak di ketiak daun, berupa kelompok 5-35 kuntum bunga kecil-kecil bertangkai panjang, kekuningan sampai putih lembayung, harum manis. Kelopak 5 helai, bundar sampai bundar telur; mahkota bentuk tabung bercuping 5, bundar telur, panjang sampai 4 mm.
Buah buni berbentuk bulat hingga bulat telur sungsang, berdiameter 5-10 cm, dengan kulit buah licin mengkilap, coklat keunguan atau hijau kekuningan sampai keputihan. Kulit agak tebal, liat, banyak mengandung lateks dan tak dapat dimakan. Daging buah putih atau keunguan, lembut dan banyak mengandung sari buah, manis, membungkus endokarp berwarna putih yang terdiri dari 4-11 ruang yang bentuknya mirip bintang jika dipotong melintang. Biji 3-10 butir, pipih agak bulat telur, coklat muda sampai hitam keunguan, keras berkilap.

Kegunaan

Sawo duren umumnya dikonsumsi sebagai buah segar, meski juga dapat digunakan sebagai bahan baku es krim atau serbat (sherbet). Pohon sawo duren menghasilkan buah setelah berumur 5-6 tahun, dan biasanya musim puncak buah itu di Jawa terjadi pada musim kemarau.
Banyak bagian pohon yang berkhasiat obat; misalnya kulit kayunya, getah, buah dan biji. Rebusan daunnya dipakai untuk menyembuhkan diabetes dan rematik. Dari pepagannya (kulit kayu) dihasilkan obat kuat dan obat batuk.
Pohonnya kerap digunakan sebagai tanaman hias dan peneduh di taman-taman dan tepi jalan. Kayunya cukup baik sebagai bahan bangunan. Dan cabang-cabangnya yang tua dimanfaatkan untuk menumbuhkan anggrek.
Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : Plantae
Upakerjaan : Tracheobionta
Divisi : Magnoliophyta
Upadivisi : Spermatophyta
Kelas : Spermatophyta
Upakelas : Dilleniidae
Ordo : Ericales
Famili : Sapotaceae
Genus : Chrysophyllum
Spesies : C. Cainito
Nama binomial : Chrysophyllum cainito

Rabu, 24 Februari 2016

JERUK PAMELO

JERUK PAMELO



BIBIT JERUK


BIBIT JERUK

Jeruk merupakan tanaman buah yang mengandung vitamin C cukup tinggi. Seperti yang sudah kita ketahui, vitamin C mampu mencegah penyakit rabun senja dan sariawan. Jeruk sendiri terdiri dari beberapa jenis yakni jeruk manis, jeruk purut, jeruk lemon, jeruk nipis, dan tentunya jeruk pamelo. Jika dilihat dari peluangnya, untuk pengembangan budidaya di sektor jeruk pamelo masih kurang, sehingga peluang usaha masih terbuka lebar bagi siapa saja yang berniat menekuninya. Selain itu jeruk pamelo sendiri sudah mulai banyak diminati oleh konsumen baik dari dalam maupun luar negeri dalam bentuk segar maupun olahan. Meskipun potensi dan peluang usaha jeruk pamelo menjanjikan, namun hal ini masih belum didukung oleh peningkatan di proses produksi dan mutu hasil panen. Oleh karena itu penting sekali untuk mempelajari teknik budidaya yang benar dan efisien. Berikut adalah panduan untuk budidaya jeruk pamelo dengan baik dan efisien:

Penanaman

Pertama-tama buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm. Pisahkan tanah bagian atas (30 cm dari permukaan) disebelah kiri lubang tanam dan tanah bagian bawah (lebih dari 30 cm) disebelah kanan lubang tanam. Diamkan selama satu bulan, kemudian tanah lapisan bawah dicampur dengan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 1:1. Campur sampai merata sempurna, setelah itu timbun kedalam lubang tanam yang sudah disiapkan sebelumnya. Usahakan penanaman dilakukan saat musim hujan sehingga benih mendapat pengairan yang cukup dan tumbuh baik. Pertama-tama siapkan bibit yang akan ditanam, pilih bibit dari cabang pohon yang berbuah besar dan lebat. Lakukan pencangkokan kemudian setelah tumbuh akar pindahkan ke polibag semai, rawat samapai bibit layak tanam. Jika sudah siap maka sobek polibag dan angkat beserta tanah di polibag semainya. Hati-hati jangan sampai perakarannya rusak atau patah. Berikutnya masukkan benih ke dalam lubang tanam dan timbun kembali dengan tanah bagian atas sambil dipadatkan dengan tangan agar tanah kuat menahan pohon. Jangan lupa tancapkan 1-2 ajir untuk tambahan penopang tepai hati-hati menancapkannya, jangan sampai merusak perakaran. Siram secukupnya secara berkala setiap dua kali sehari saat pagi dan sore hari. Buat parit kecil melingkar disekitar tanaman jeruk untuk meletakkan pupuk kandang dan disusul pupuk buatan. Selanjutnya parit ditutup kembali dengan tanah bekas galian tadi.

Perawatan Tanaman

Pemupukan pada tahun pertama dan kedua dengan pupuk kandang di tepi tajuk sedalam 15 cm. Pada tahun berikutnya pupuk kandang pupuk kimia masukkan ke dalam lubang tugal atau parit sedalam 10-15 cm lalu tutup dengan tanah. Lakukan juga pemupukan mikro/pupuk POC disemprotkan pada daun saat pagi hari sebanyak 2-3 kali saat pertunasan. Lakukan pengairan saat masuk 3 masa krisis, yakni: 1.) Saat tanaman mulai aktif melakukan pertumbuhan vegetatif 0-3 tahun. 2.) Saat pertunasan dan menjelang pembungaan. 3.) Saat mulai pembungaan sampai pembentukan buah jeruk. Kurangi air saat menjelang pematangan buah sampai setelah panen sekitar 3 bulan.

Pemanenan

Pemanenan bisa diakukan setelah masuk umur 7-8 bulan sejak bunga mekar. Potong tangkai buah sekitar 2 cm dari pangkal buah dengan gunting atau pisau tajam. Setelah itu lakukan pemangkasan agar keluar tunas baru dan pertumbuhan yang baik.semoga bermanfaat.
                                                                                                 Tdd
                                                                                               Dhelta bibitbuah


MIRACLE FRUIT/BUAH AJAIB

BUAH MIRACLE FRUIT ALIAS BUAH AJAIB


DHELTA BIBITBUAH


DHELTA BIBITBUAH



Tanaman miracle fruit alias buah ajaib kini sedang naik daun. Tanaman ini populer berkat kemampuannya mengubah rasa di lidah menjadi manis. Lantaran khasiatnya itu, tanaman ini diyakini bisa membantu penderita diabetes.

Komoditas asal Afrika Barat ini juga banyak diburu kolektor tanaman karena tergolong tanaman unik. Tak heran, bila budidaya miracle fruit kini sedang ngetren. 

mAS TONI, pemilik bibit buah miracle fruit/buah ajaib ini, Di Klaten Jawa Tengah bilang, budidaya buah ajaib tergolong mudah. Tanaman ini gampang tumbuh dan tidak memerlukan air dalam jumlah banyak. Dan sesuai cuaca di negara asalnya, buah ajaib bisa dikembangkan di daerah yang cuacanya panas.

Kendati demikian, lahannya harus subur agar tanaman tumbuh subur. Sebelum ditanam, tanahnya harus digemburkan terlebih dahulu. ''Penyiraman cukup dua kali sehari jika panas, dan jika musim hujan tidak perlu disiram,“ kata TONI

Tanaman ini juga tidak memerlukan lahan yang luas bahkan bisa dibudidayakan dengan menggunakan pot saja. Soalnya, miracle fruit  tergolong tanaman perdu yang tinggi maksimal hanya 1 meter dan ukurannya kecil. 

Bila di tanam di lahan, jarak tanam antar pohon minimal 2 x 1 meter persegi (m²).  Tanaman ini cukup lama berbuahnya. Deni menyatakan, perlu waktu sekitar tiga hingga empat tahun menunggu tanaman ini berbuah. 

Saat itu, tinggi pohon buah ajaib Deni sudah mencapai 40 centimeter (cm)-60 cm. Setelah buah pertama, buah ajaib akan berbuah terus sepanjang tahun. “Semakin tua pohonnya semakin banyak buahnya, sekitar 10 hingga 20 buah per pohon,“ cerita Deni. 

Menurut TONI, khusus buah ajaib berdaun kecil dapat berbuah lebih cepat, yakni satu tahun. Untuk hama, Anda hanya harus waspada dengan keberadaan kutu daun. ''Biasanya sudah ada di daun dan pangkal buah,“

Mas Toni pemilik tanaman buah ini asal klaten , Jawa Tengah mengakui, budidaya miracle fruit tidak sulit. "Perawatannya tidak terlalu banyak, tetapi memang agak lama menunggu berbuah,“ ujar Dian.

Layaknya tanaman perdu, pembiayaan dilakukan dengan biji. Tanaman miracle fruit tidak bisa distek ataupun juga dibiakkan dengan okulasi. Persoalannya, biji tanaman buah ajaib ini belum banyak dijual. Maka tidak jarang orang harus mengimpornya biji tanaman itu. 

Sementara bagi pembudidaya lama, harus menunggu biji dari tanaman yang sudah berbuah. Menurut Dian, pemupukan buah ajaib cukup lakukan sebulan sekali. Penggunaan pupuk kandang lebih dianjurkan.

 Dulu Tanaman ini ditemukan di Ghana-Afrika barat, masih sekerabat dengan sawo manila (keluarga Sapotaceae). Merupakan buah yang paling aneh, hal tidak biasa yang terjadi adalah pada rasa setelah berry ajaib ini dikonsumsi. Ajaibnya adalah bila lemon atau makanan masam lainnya dikonsumsi setelah buah ajaib ini maka rasa masam itu akan terasa lebih manis seperti ditambahkan gula. Suatu pengalaman tak terlupakan. Hal ini terjadi karena senyawa glycoprotein rantai panjang bernama miraculin yang terdapat dalam buah ajaib ini akan melapisi penginderaan masam lidah kita, sehingga Lemon yang kita makan akan berasa seperti Lemonade atau pie Lemon atau permen Lemon. Sensasi manis ini akan bertahan selama setengah hingga beberapa jam.

Miracle fruit adalah tumbuhan kecil dengan pertumbuhan ranting yang sangat lambat. Untuk tumbuhan berumur 10 tahun hanya 120-150 cm. tanaman ini mulai berbuah pada tinggi sekitar 30 cm dan umur 2-3 tahun bila ditanam dari biji. Dari bunga ke buah sekitar 30-45 hari.
Jika ditanam ditanah alkaline berkapur tanaman ini akan mati, dia lebih suka ditanah yang agak asam, subur dan berdrainase baik. Biasanya dalam pot ditambahkan banyak peat (untuk menambah keasaman) dan juga perlu dijaga suplai micronutrien-nya. Tanaman ini cocok untuk tanaman outdoor amupun indoor, namun yang terbaik adalah sedikit ternaungi.
Ada 2 jenis synsepalum yang menghasilkan miracle fruits ini, yaituSynsepalum dulcificum yang mempunyai daun lebih kecil (bentuk daun runcing), dan merupakan tanaman kecil. Synsepalum subcordatum (Miracle Fruit besar) dengan daun yang lebih lebar, dan tumbuh sebagai pohon kecil. dengan ukuran buah yang lebih besar dari s. dulcificum, dan lebih produktif teruama pada tahun-tahun pertama. Keduanya memulai pembungaan pada umur yang sama.
Untuk nfo bibit buah lain langsung aja klik....

Minggu, 21 Februari 2016

MACAM MACAM JENIS JERUK

                    JERUK NAGAMI


Jeruk nagami ini mirip dengan jeruk sunkis yang banyak kita lihat saat perayaan imlek atau tahun baru cina, tetapi coba perhatikan secara baik baik gambar jeruk nagami bila diamati dari dekat, bentuk buahnya lonjong dengan perbandingan diameter tinggi dan diameter lebar adalah satu banding dua
Ciri fisik jeruk nagami sebenarnya hampir sama dengan jeruk yang lain, sedikit perbedaan adalah warna daun yang sedikit lebih terang,
 dan dapat langsung ditanam karena tanaman ini sudah dalam kondisi hidup di kantong plastic polybag.
Cocok untuk di tanam di depan rumah pakai pot.
tanaman ini berbuah tak harus dengan perlakuan khusus.
bisa berbuah dengan sedirinya tanpa perangsangan..
untuk menyiapkan media tanam di tambulapot,yang harus di sediakan sebagai berikut
Tanah
pukuk kandang
sekam padi
dan npk.
penyiraman g harus rutin 2 hari sekali pagi dan sore..

                                                       JERUK NAGAMI
https://www.facebook.com/dhelta.bibitbuah

https://www.facebook.com/dhelta.bibitbuah
 Cara Menanam Jeruk Nagami

Bibit jeruk nagami yang dijual di pasaran biasanya merupakan hasil okulasi (menggunakan pohon jeruk nipis) dan ditanam dalam polybag siap tanam. Tanaman ini dapat ditanam di tanah langsung atau menggunakan pot. Saya sendiri menanamnya dalam pot dan tingginya tidak mencapai 1 meter untuk tanaman berumur 6 tahunan dan buahnya selalu lebat.
Keunggulan menggunakan pot ini yaitu mudah perawatan dan karena bentuk pohonnya yang mungil sehingga dapat difungsikan juga sebagai tanaman hias apalagi saat berbuah, cantiknya ...
Cara perawatannya pun sangat mudah, yaitu menggunakan teknik berkebun sederhana seperti pemangkasan pohon selain agar bentuk tanaman rapi juga dapat merangsang tumbuhnya buah, pencabutan tumbuhan pengganggu, penghilangan hewan pengganggu, penggemburan tanah, penyiraman dan pemupukan. Hama penyerang biasanya ulat jeruk.
Tanaman ini cocok ditanam di daerah berhawa panas seperti Depok dan Jakarta.

Kandungan Nutrisi dan Khasiat Jeruk Nagami

Jeruk nagami memiliki banyak manfaat karena kandungannya sbb:

1. Daunnya mengandung banyak minyak atsiri 
2. Buahnya mengandung gula, asam organik, kaya serat dan vitamin seperti vitamin A, B, C juga mineral seperti kalsium dan zat besi. 

Buah jeruk nagami berguna untuk mengobati bronkitis, batuk pilek, radang tenggorokan, demam, diare, gangguan limpa dan lainnya. Buah ini juga cocok dikonsumsi oleh Anda yang sedang berdiet. Delapan buah jeruk nagamai setara dengan 100 kalori.

Cara Penyimpanan Jeruk Nagami


Buah jeruk nagami dapat disimpan pada suhu kamar selama 2-3 hari. Jika Anda tidak ingin memakannya dalam waktu dekat, simpanlah dalam lemari es dan simpan dalam wadah tertutup rapat agar dapat bertahan selama dua minggu.


Cara Pengolahan / Cara Memakan Jeruk Nagami

Jeruk nagami dapat digunakan sebagai campuran salad maupun dimakan langsung.
Saya pribadi lebih menyukai memakannya secara langsung karena rasanya yang unik.

Selamat mencoba ...

Nagami merupakan satu varian buah "kumquat" selain marumi. Pohon kumquat termasuk dalam keluarga tanaman berbunga, tumbuh setinggi 2,5-4,5 meter dengan batang bercabang dan berduri. Daunnya hijau mengkilap, berbunga putih mirip bunga jeruk. Setiap pohonnya dapat menghasilkan ribuan buah setiap tahun. Tanaman yang berasal dari Asia ini sangat populer di China sejak abad ke-12. Selain itu, juga sudah lama dibudidayakan di Jepang, Taiwan, Filipina, dan Asia Tenggara. 

Karena aroma dan rasanya menyerupai jeruk, kemudian kumquat varietas nagami ini lebih dikenal dengan nama jeruk nagami. Bentuk buah yang kecil lonjong dengan kulit buah yang tidak pahit seperti varian jeruk lainnya menyebabkan jeruk ini dapat langsung disantap dengan kulitnya. Rasanya asam, manis, wangi dan segar.


                                                              JERUK BALI
https://www.facebook.com/dhelta.bibitbuah
 Ciri-ciri:
Jeruk bali memiliki ukuran besar, bulat atau oval, memiliki kulit sangat tebal, dan bagian luar kasar. Daging buah berwarna putih atau kemerahan, biji sangat relatif sedikit dan memiliki ada yang manis dan ada yang kecut.

Manfaat jeruk bali

Kulit buah sangat baik untuk kesehatan kulit
Mengatasi gusi dan sariawan
Kulit juga dapat mengkilatkan kuku

                                                                  JERUK JEPROK
https://www.facebook.com/dhelta.bibitbuah
 Ciri-ciri :
Memiliki bentuk oval atau bulat, bewarna kuning atau orange jika sudah matang, tangkai agar menonjol dan berwarna hijau, memiliki kulit tipis da warna dalam putih berserabut, bagian bawah agak menonjol kedalam dan juga memiliki biji yang banyak serta daging agak tebal.

Manfaat jeruk koprok

Menurunkan berat badan
Menurunkan tekanan darah tinggi
Mengobati sariawan
Mencegah berbagai penyakit yang disebabkab kekurangan vitamin C, A dan B1.
                                                                    JERUK NIPIS
https://www.facebook.com/dhelta.bibitbuah
                                                                   Jeruk ini sering juga disebut limau nipis, mempunyai nama ilmiah Citrus aurantifolia. Vitamin C yang dikandungnya merupakan yang paling banyak dibandingkan jeruk jenis lainnya. Itulah mengapa rasanya sangat asam dan agak pahit, hampir mirip dengan lemon. Perasan isi buahnya di Indonesia sering digunakan pada makanan soto. Jeruk yang disebut oleh dunia barat dengan sebutan ‘lime’ ini memiliki banyak spesies diantaranya lime Persia, lime kaffir, dan lime desert.

Ciri-ciri:

Jeruk nipis memiliki bentuk bulat atau lonjong dan agar runcing di bagian pucuk buah, berwrna hijau dan juga kekuningan, memiliki kulit agak tebal dan sulit di buka langsung, memiliki daging tebal dan tidak serabut bagian dalam dan bijinya berbentuk bulat oval dan memiliki rasa kecut atau tidak manis.

Manfaat jeru nipis

Untuk meringankan gejala batuk
Menambah nafsu makan
Menurunkan suhu berat badan
Obat herbal alami kesehatan



                                                                 JERUK PURUT
https://www.facebook.com/dhelta.bibitbuah

Ciri-ciri :

Jeruk purut memiliki warna hijau, kulit keriput dan tidak beraturan, bentuk lumayan kecil, memiliki rasa kejut, daging tipis dan biji lumayan banyak.

Manfaat jeruk purut

Menambah rasakan masakan
Mengobati batuk
Mengatasi sariawan
Mengobati masalah kulit
Untuk menghitamkan rambut


JERUK DEKOPON
BIBIT JERUK DEKOPON
Demi menjamin kelangsungan hidup manusia, beberapa penelitian telah digalakkan dan dikembangkan untuk menciptakan berbagai produk, termasuk produk-produk pertanian.
Seringkali kita mendengan kata “Jeruk”. Terlintas di pikiran kita buah yang segar dengan warna kuning saat matang dengan besar yang sedang. Tetapi ada kalanya jeruk tersebut ternyata memiliki ukuran yang besar, tetapi dari segi rasa kurang manis.
Oleh sebab itulah beberapa Negara mencoba untuk mengembangkan/ berinovasi dengan mempertahankan sifat unggul buah dan menggabungkannya. Salah satunya adalah negara Jepang. Mereka berhasil menciptakan jeruk dengan ukuran besar, berwarna kuning segar, termasuk rasanya yang super manis. Jeruk itupun diberi nama Jeruk Dekopon.
Di kebun kami telah menyediakan jeruk tersebut untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan estetika rumah anda.